Israel Tuduh Iran Rencanakan Serangan di Kenya
Rabu, 4 Juli 2012
(IANN News) Jerusalem - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menuduh Iran berencana menyerang Israel di Kenya. Tuduhan itu dilontarkan Israel menyusul penangkapan dua warga Iran atas kepemilikan bahan peledak di Afrika.
"Teroris Iran tidak kenal batas," kata pemimpin Israel itu di kantornya, seperti dikutip oleh AFP.
Tuduhan ini menyusul tudingan Amerika Serikat pada tahun lalu bahwa Iran berencana membunuh duta besar Saudi Arabia untuk Amerika Serikat.
"Setelah Iran mengirim agen-agennya untuk membunuh duta besar di wilayah Amerika Serikat, negara tersebut terlibat penyerangan di Azerbaijan, Bangkok, Tbilisi, New Delhi, dan sekarang kami baru saja menemukan rencana penyerangan teroris di Afrika," kata Netanyahu.
"Komunitas internasional harus bertarung melawan pemain lama di dunia teroris ini," tambah dia.
Pada 25 Juni, pengadilan di Kenya mendakwa dua warga Iran atas kepemilikan 15 kilogram bahan peledak jenis RDX. Kedua pria tersebut menyangkal dakwaan tersebut.
Mentri Luar Negeri Iran mengatakan masih mencari informasi mengenai kasus tersebut dan menolak untuk memberi komentar.
(mnf)
- Thailand Selatan Kena Dampak Kebakaran Hutan Indonesia
- Menteri Kanada Mundur Gara-gara Segelas Jus
- Peneliti: Yasser Arafat Tewas Diracun
- AS Minta Maaf, Pakistan Buka Rute Logistik
- Pemboman di Irak Timbulkan Banyak Korban
- NATO Sambut Pembukaan Jalur Pasokan ke Afghanistan
- Kopassus Kedepankan Langkah Persuasif di Papua
- Pakistan dan Sudan Selatan Perkuat Hubungan
- Myanmar Bebaskan 20 Tahanan Politik
- Misteri Tanah "Jejak Dewa"













