Jepang Banjir, 26 Tewas 250.000 Mengungsi
Senin, 16 Juli 2012
(IANN News) Kyushu, Jepang - Sedikitnya 26 orang dilaporkan tewas akibat banjir bandang yang melanda Pulau Kyushu, Jepang bagian barat daya. Banjir bandang akibat hujan selama berhari-hari itu juga memaksa sekitar 250.000 warga mengungsi.
Ribuan warga yang diminta mengungsi itu berada di perfektur Fukuoka, Saga, Kumamoto, dan Oita. Di Fukuoka sendiri, sekitar 190.000 dari 650.000 warga diminta mengungsi. Sementara, 140.000 lainnya juga disarankan meninggalkan rumah mereka.
Stasiun berita BBC, Minggu 15 Juli 2012, melaporkan bahwa para tentara Jepang harus berisiko menghadapi air bah yang mulai naik untuk menyelamatkan ribuan orang yang terjebak banjir. SAR juga terus mencari warga yang dinyatakan hilang terseret banjir dan tanah longsor akibat hujan yang sangat lebat.
Tentara dan Polisi Jepang memusatkan pencarian mereka di wilayah barat laut Kyushu, di mana sekitar 5.000 orang terjebak setelah jalanan disapu oleh air bah.
Banjir ini juga menyebabkan transportasi lumpuh total. Bahkan, kereta supercepat Jepang tidak bisa beroperasi. "Hujan lebat di Kyushu bagian utara telah menghentikan operasi kereta peluru, memaksa ditutupnya jalur ekspres dan menyebabkan pemadaman listrik," demikian dilaporkan Kyodo. (*)
- Turki Harus Tolak Ekspor "Tidak Sah" Minyak Kurdistan
- Nenek 90 Tahun Rayakan Ulang Tahun di Roller Coaster
- Peselancar Australia Tewas Diserang Hiu
- Cuma 15 Menit, Lukisan Bocah Terjual Rp3,6 M
- Tentara Israel Tembak Aktivis Palestina
- RI Kecewa ASEAN Gagal Capai Kesepakatan
- Palestina Ingatkan Israel Atas TindakanTerhadap Aktivis
- Bocah China Koma Setelah Disuntik Angin Dari Pompa
- Jet Kenya Tewaskan 20 Gerilyawan Somalia
- 'Mesir Tidak Akan Diam Jika Gaza Diserang'













