Online Marketing Lebih Menjanjikan
26 Juni 2012
(IANN News) Jakarta - Di depan pengusaha Indonesia, Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan, Gusmardi Bustami, mengatakan prospek berpromosi melalui media online atau Internet masih sangat menjanjikan.
"Media promosi online memiliki keunggulan dibandingkan dengan media lainnya karena tidak ada batasan wilayah dalam berpromosi. Kita bisa mempromosikan produk, baik barang ataupun jasa ke seluruh dunia hanya dari tempat kita mengakses Internet," kata Gusmardi Bustami dalam seminar tentang "Online Marketing" di Jakarta, Selasa.
Menurut Gusmardi, promosi melalui media Internet juga dinilai berbiaya lebih murah dibanding media lainnya.
Apalagi, lanjutnya, dengan besarnya jumlah pengguna Internet di Indonesia dan seluruh dunia, maka media Internet dapat dijadikan sebagai alat promosi yang menjanjikan bagi pengusaha Indonesia dalam memasarkan produknya ke pasar global.
"Di Indonesia saja, pengguna internet pada tahun 2011, menurut data MarkPlus Insight, tumbuh sebesar 30 persen dari tahun sebelumnya, yaitu menjadi 55 juta orang pengguna, dengan waktu akses Internet rata-rata 3 jam per hari," kata Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag.
Sedangkan potensi pasar untuk program bisnis lokal "Online", ujar dia, masih pada sekitar angka 0,15 persen dari total UKM Indonesia yang berjumlah 50 juta UKM.
Karenanya, para pengusaha Indonesia diharapkan dapat memanfaatkan potensi yang dimiliki media online sebagai media promosi produk.
Hal tersebut dinilai dapat meningkatkan penjualan baik untuk pasar domestik maupun pasar luar negeri atau ekspor.
"Kami berharap, melalui seminar `Online Marketing` ini para pelaku usaha Indonesia dapat memanfaatkan prospek pengembangan bisnis melalui media online," katanya.
Pengembangan bisnis melalui Internet itu pada akhirnya juga diharapkan akan dapat menuju pada pengembangan usaha dan perkembangan profil perdagangan Indonesia pada umumnya.
Seminar "Online Marketing" itu merupakan hasil tindak lanjut dari penandatangangan MoU antara Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag dengan Hong Kong Trade Development Council
- Pertamina Akuisisi 20% Perusahaan Minyak Irak
- Graeme Wheeler Jadi Bos Bank Sentral NZ
- Penyatuan "Airport Tax" Tak Perlu Tunggu DPR
- Saham Batu Bara Dalam Tekanan
- Indonesia-Jerman Akan Tingkatkan Kerjasama
- Aston Martin Luncurkan Vanquish Terbaru
- Rupiah Selasa Pagi Menguat 23 Poin
- IHSG Selasa Dibuka Melemah Tipis
- Properti, Perbankan, Infrastruktur Layak Dibidik
- IIHSG Dibuka Melemah, Rupiah Menguat Tipis














