"Emas Potensi Menguat ke 1.618"
07 Agustus 2012
(IANN News) Jakarta - Harga emas terlihat memiliki potensi penguatan ke titik resisten selanjutnya di 1.618 dolar AS per troy ons, setelah Senin melewati angka 1.610 dolar AS.
Namun karena emas masih berada dalam fase konsolidasi, patut diwaspadai penurunan harga emas kembali ke area 1.587 dolar AS bila "support" terdekat di 1.606 dolar AS tembus, ujar analis investasi, Ariston Tjendra dalam risetnya, di Jakarta, Selasa.
Menurut Ariston, Eropa masih menjadi fokus. Para pelaku pasar masih mencari kejelasan kebijakan dari bank sentral Eropa (ECB) untuk membantu negara yang bermasalah dari krisis utang seperti Spanyol, Yunani dan Italia.
Beberapa data dari Eropa seperti data Produksi Industri dan produk domestik bruto (PDB) Italia serta data manufaktur Inggris yang akan dirilis Selasa sore ini, kata Ariston, akan menjadi bahan analisa para pelaku pasar mengenai seberapa dalam pelambatan ekonomi di Eropa.
Emas berjangka ditutup ke level tertingginya dalam sepekan, Senin, setelah investor mempertimbangkan meningkatnya pertumbuhan tenaga kerja AS yang melebihi ekspektasi, selain juga dipengaruhi oleh melemahnya dolar AS.
Emas untuk pengiriman Desember menguat 6,90 dolar AS, atau 0,4 persen, menjadi 1.616,20 dolar AS per troy ons di Comex, divisi dari New York Mercantile Exchange.
Penguatan kali ini melanjutkan momentum yang terjadi sejak sesi perdagangan Jumat pekan lalu, kata Rohit Savant, analis dari CPM Group di New York. CPM Group memperkirakan harga emas akan bergerak rata-rata di level 1.640 dolar AS per troy ons selama tahun ini.
Akhir pekan lalu, harga emas mengakhiri pelemahan tiga hari berurutan menyusul data tenaga kerja AS yang menunjukkan adanya tambahan 163.000 lapangan kerja bagru pada Juli, melampaui perkiraan analis di angka 100.000.
- Ini Dua Hal Pendorong Ekonomi Indonesia
- Indonesia Kekurangan Pasokan Aluminium
- Pasar Properti Dunia Membaik
- Adaro Turunkan Target Produksi
- Bank Mandiri Peringkat 7 dari 1.000 Bank Dunia
- Bank Mandiri Jual Obligasi Rekap ke 2 Bank Lagi
- Saham AIG Dijual, Pemerintah AS Raih 5,75 Miliar Dolar
- Rupiah Bakal Stabil Hari ini
- Bursa Asia Dibuka Menguat Tipis
- Lalai Beri THR, Izin Usaha Dicabut














