Finlandia Siap Keluar dari Mata Uang Euro
17 Agustus 2012
(IANN News) Jakarta - Pemimpin Eropa harus bersiap-siap untuk kemungkinan pecahny zona euro. Begitulah pesan Menteri Luar Negeri Finlandia, Erkki Tuomioja, di Daily Telegraph pada Jumat, 17 Agustus 2012 ini.
Tuomioja mengatakan, pemerintah Finlandia telah bersiap mata uang tunggal euro pecah dengan sebuah "rencana operasional untuk keadaan apapun." Agenda ini memang tak digerakkan Finlandia. "Namun kami harus bersiap," kata Tuomioja.
Dan pemerintah Finlandia, kata Tuomioja, memiliki sejumlah rencana jika hal itu sampai terjadi. "Namun ada konsensus bahwa perpecahan zona euro akan menimbulkan biaya lebih banyak, baik dalam jangka pendek atau menengah, daripada menangani krisis itu sendiri.
Artikel yang dilansir ulang Reuters itu juga mengutip pernyataan Ketua Partai Finns, Timo Soini, yang menyatakan pembayar pajak Finlandia marah. "Tak ada aturan bagaimana meninggalkan euro namun ini masalah waktu. Apakah itu selatan atau utara yang memecah karena pengetatan mata uang ini menimbulkan kesengsaraan atas jutaan orang dan merusak masa depan Eropa," kata Soini.
Finlandia memiliki hak veto untuk memblok apa pun agenda bail out Eropa. Kini Eropa dihadapkan pada krisis utang di sejumlah negara anggotanya yang kemudian mendorong pengetatan anggaran. Namun pengetatan anggaran ini dikritik sejumlah pihak termasuk George Soros justru memperlambat laju pertumbuhan ekonomi yang akhirnya justru memperparah krisis.
- Foxconn Cari Mitra Lokal di Indonesia
- Produk Emas Turun, Bumi Minerals Masih Untung
- Presiden SBY: What Does Indonesia Think?
- Range Rover 2013 Lebih Ramping, Hemat BBM
- Potensi Ekspor Busana Muslim Besar di Eropa
- IHSG Menguat Sementara Rupiah Melamah
- Prudential Raup Pendapatan Premi Rp9 Triliun
- Laba LSIP Turun 27,9 Persen
- ETWA Raih Pinjaman Rp336 Miliar dari BRI
- Jumeirah Dubai Kelola Resort Mewah di Bali














